days, heart

Catatan 2001 – Dsy

Sebuah catatan yang masih tersimpan hingga saat itu. Catatan yang saat itu kutujukan untuk diri sendiri, di tengah kegalauan menghadapi perasaan dan kekacauan hati. Catatan ini yang menguatkan hatiku ketika dia lelah dan lemah menghadapi segala masalah. Mungkin juga catatan untuk sebuah cinta pertama yang awalnya menyenangkan, kemudian menyakitkan, kemudian memudar dan tergantikan, tetapi tetap kukenang. Sebuah catatan yang ternyata masih memberi semangat hingga saat ini. Setelah 9 tahun berlalu, setelah sekian kedatangan lain menghiasi dan mengacaukan, setelah sekian fase, dari seorang gadis kecil, hingga wanita (InsyaAllah) dewasa, catatan ini selalu saja punya arti tersendiri. Tetap tersimpan rapi..

—————————

Jangan pernah melepaskan apa yang sudah ada di tanganmu, karena perjuanganmu untuk meraihnya amat berat, dan belum tentu ada yang mampu menggantikannya. Tapi bila takdir tuhan membuatnya lepas darimu, maka ikhlaskanlah. Kau harus tetap yakin bahwa tuhan akan memberimu yang lebih baik. Dan ingatlah bahwa setiap kejadian ada hikmahnya, dan tuhan punya rencana lain dibalik semua itu.

Hanya kepasrahan akan takdir tuhan yang membuatmu tegar menghadapi semuanya. Hanya keikhlasan yang mampu memberi arti semua kepahitan hidup. Perjuangan panjang untuk meraih segala impian takkan sia-sia walaupun akhirnya impian itu sirna. Karena manisnya perjuangan adalah perwujudan semua usaha, bukan bagaimana rasanya berada di puncak, tetapi bagaimana perjuangan mendaki puncak itu. Itulah arti indahnya hidup, PERJUANGAN.

Kalaupun pada akhirnya ada yang hilang, itu hanya bagian dari pengorbanan. Hidup adalah Berjuang, Berkorban, Merelakan dan Pasrah. Pasrah bukan menyerah, tapi pasrah adalah bagian dari keikhlasan.

Hidup tak selamanya indah. Tak semua impianmu bisa terwujud. Tak semua milikmu tetap didekatmu. Kepahitan hidup itu sesungguhnya amatlah manis, andai saja kau memandang dari sisi lain. Kegetiran hidup adalah hadiah dari Sang Khaliq untuk menguji hatimu. Pahit getir perjuangan hidup sesungguhnya adalah pelajaran terbesar dalam hidup.

Keikhlasan melepaskan apapun yang kau sayangi adalah hadiah terbesar dari tuhanmu. Karena itulah letak jiwa yang haq. Jiwa yang tenang. Hati yang lapang, menerima apapun takdir tuhan.

Alangkah damainya hidup bila kau mau mencurahkan segenap perasaanmu untuk menyayangi dan bila kau mau mengikhlaskan bila suatu saat tuhan mengambilnya darimu.

Selamat berjuang, semoga kau bisa menikmati hidup dan semoga kau mengikhlaskan bila ada yang hilang darimu.

Hidup adalah Berjuang, Berkorban, Merelakan dan Pasrah.

Deasy, Bukittinggi

July 2001

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s