days, future

Lawan yang tak nyata – Dsy

Tadi iseng-iseng membaca sesuatu dan jadinya bikin ketawa sekaligus sedih..
Dsy, seperti semua juga tahu, sering sekali mendapat keajaiban..
Kadang dsy dapat anugerah yang luar biasa sekali, namun g jarang, anugerah ini hanya sesaat, karena sesudahnya dsy harus nangis karena dapat cobaan yang lebih berat.
Tak jarang juga, cobaan yang rasanya berat n g sanggup dsy tanggung, ditutup dengan anugerah yang mungkin terlalu luar biasa..
Seperti akhir tahun lalu, dsy mendapat anugerah, tetapi setelah itu mendapat cobaan yang jauh lebih menyedihkan, sehingga dsy lupa rasanya tersenyum..
Pernah juga dsy dapat musibah yang bikin dsy g sanggup lagi bertahan, nyaris menyerah, tapi saat itu justru datang anugerah yang bikin lupa betapa sedihnya dsy sebelumnya..
Mungkin itulah hidup, kata nita hidup adalah siklus, hanya perputaran dan pergantian rasa, ada senang, sedih, ketawa, nangis, semua bergantian.
Tapi dsy pikir, hidup bukan siklus, tapi hidup adalah sebuah jalur, pergantian antara senang dan sedih, pertukaran airmata dan tawa, dan hidup akan berakhir. Dan takkan ada yang tahu bagaimana akhirnya.
Buat dsy sendiri, hidup dsy itu harus berakhir dengan senyuman, sekeras apapun dsy memperjuangkannya, dsy harus kuat. My life has to be happy at the end, if I am not happy, it’s absolutely not the end, yet.. 
Ngomong-ngomong tentang perjuangan, dsy juga menghadapi hal aneh yang lain. Ketika dsy g dituntut untuk menjadi yang terbaik, dsy seakan kekurangan semangat untuk berhasil, bagi dsy persaingan adalah bahan bakar luar biasa, persaingan menjadi yang terbaik tanpa melupakan etika dan toleransi, adalah penyemangat yang tiada tandingannya..
Dsy pernah menjadi yang terbaik, kemudian berakhir dengan kekalahan, tetapi kalah setelah berjuang sekuat tenaga..
Dsy juga pernah menjadi yang biasa, kemudian akhirnya menjadi yang terbaik, juga setelah berjuang..
Bertahun lalu, tanpa persaingan itu, dsy nyaris jatuh. Merasa bahwa tidak ada semangat, sehingga dsy membiarkan otak ini menumpul, nyaris tak diasah, kecuali dalam keadaan mendesak, kasihan sekali. Dsy seperti berdiri sendiri, kehilangan motivasi, karena merasa sendiri, tanpa kawan, ataupun lawan, yang benar-benar bermakna..
Kemudian dsy sadar, bahwa persaingan itu selalu ada, hanya kadang kita tidak menemukannya di sekeliling kita dalam wujud nyata, padahal mereka ada dimanapun, siap mengalahkan kita, setiap kali kita lengah.
Saat itu dsy merasa tak ada orang lain yang berjuang, sehingga dsy menjadi lalai..
Sekarang, dsy sadar, bahwa yang tak terlihat itulah yang sebenarnya mampu menjatuhkan kita. Mungkin terlambat menyadarinya, tetapi tak pernah terlambat untuk memaknainya, dan menjadikannya penyemangat..
Akhirnya, semangat itu membuat dsy bangkit, tak peduli seperti apa kerasnya jalan yang dsy hadapi, dsy yakinkan, dsy akan berjuang keras..
Sekuat apapun dsy berusaha, dsy yakin diluar sana juga ada orang yang berusaha sekuat dsy, bahkan mungkin lebih, sehingga tidak ada istilah berhenti. Biarkan Allah yang menentukan hasilnya, karena hasil akhir perjuangan dsy, adalah hasil kerja sama dsy dengan Allah, yang satu berusaha dan berdoa, yang Lain memberi jalan dan bantuan dalam segala bentuk..
Beberapa waktu lalu, semangat ini menjadikan dsy lebih baik, menjadi satu dari sekian orang yang mendapatkan peluang. Berkali-kali seperti itu, dsy menjadi satu dari beberapa orang. Lalu kapan dsy menjadi satu-satunya? Atau menjadi yang pertama? Sulit memang, tapi sama sekali tak ada yang tak mungkin.. 
Dalam setiap keadaan, sulit sekali menjadi yang terbaik, apalagi jika melakukannya demi orang lain, tapi selama semua dilakukan demi diri sendiri, demi komitmen pada diri sendiri, InsyaAllah semua menjadi pengorbanan dan perjuangan yang indah..
Dan dsy selalu berdoa, semoga setelah semua usaha itu, Allah membimbing dsy menjadi orang yang pandai berusaha, giat berdoa, selalu bersyukur, dan menerima apapun takdirNya..
#lalu sebuah tantangan datang, ketika dsy dihadapkan pada angka-angka kecil, sanggupkah dsy? Tidak ada kata tidak sekarang, bukankan keberhasilan itu sudah terlalu dekat sekarang? Tinggal dsy berlari kencang menujunya, dengan mengerahkan seluruh kemampuan..
Karena diluar sana, puluhan orang, ratusan bahkan mungkin ribuan, juga sedang memperjuangkannya..
*angka-angka besar mungkin sesuatu yang mungkin, tetapi dihadapkan pada angka-angka kecil, dsy hampir selalu gagal, hanya nyaris berhasil, akankah kali ini situasi berbeda? Ataukah tetap sama?
Jadi ingat kata-kata para sahabat kemaren, kenapa takut bersaing, bukankah sejak awal, kita semua menjadi ada juga karena sebuah persaingan. Dsy menjadi yang terbaik sehingga dilahirkan ke dunia ini. Lalu kenapa sekarang dsy berhenti? Maka akan sia-sialah kemenangan dsy atas mereka, atau sia-sialah pengorbanan puluhan ribu ‘Deasy’ lain😉
Walaupun kata orang “lebih baik nyaris Gagal daripada nyaris Berhasil, tapi bagi dsy, Nyaris Berhasil ini menjadi penyemangat, agar dsy berjuang terus..
SO Keep on Praying, Struggling, Writing, Reading, Keep on Wishing Deasy!!! ^o^
I will keep fighting, because I know that I’m just NOBODY..
(but people said, NOBODY is perfect, SO? ^o^ )

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s