days, future

Nyaman? – Dsy

Apa tujuan kita berlelah-lelah dalam hidup, bersekolah, bersaing, bekerja, mencari nafkah?
Tentu agar berada di posisi nyaman, stabil, tenang.

Apa tujuan saya merantau?
Tentu agar saya bisa bersekolah, belajar, mendapat ilmu, meraih titel, mendapat pekerjaan, punya pendapatan, lalu nyaman, stabil, tenang.

Bagi kebanyakan orang, kenyamanan adalah yang mereka cari..
Bagi saya, kenyamanan adalah yang saya kejar, dan saya perjuangkan..

Namun disisi lain, kenyamanan bagi saya adalah kode alam, bahwa sudah saatnya saya berpindah tempat.
Kenyamanan menurut saya adalah pertanda, bahwa tempat ini sudah tidak pas lagi untuk saya.

Seorang bertanya, kenapa kamu masih ngeyel pengen kesana kemari sih, toh kamu sudah aman disana, tidak ada yang harus dikhawatirkan lagi, semuanya sudah terjamin..
Lalu saya menjawab..
Justru karena saya terlalu nyaman, itu pertanda kalau saya sudah harus move to the next step..
Terlalu nyaman, terjamin, stabil, tenang, membuat hidup saya terlalu datar..
Saya jadi tidak banyak belajar sekarang..

Saya merasa, disini saya belum menemukan pelajaran lain, dan pelajaran lain itu akan ada ketika saya berada di tempat lain, dan it is a challenge for me to make it exist, I really wanna be there, fight my new life that seems hard and difficult, and I wanna have the new adventures, the new discoveries, of my another comfort life..

Here, I hear enough, I see enough, it’s time for me to be there, feel my own, hear my own, and I wanna learn how to be there, survive, get the new things, fight my other ‘war’🙂

Seperti sekolah hidup, senyaman apapun di kelas saya yang sekarang, saya sudah harus siap untuk naik kelas lagi, belajar ilmu yang lebih berat, lalu ikut ujian lagi, dan belajar lagi..

Bagi saya, nyaman adalah pertanda, bahwa saya harus berpindah, mencari ketidakstabilan baru, dan disana belajar lagi menstabilkan semuanya..

Bagi saya, nyaman adalah pertanda, bahwa saya sudah tidak boleh berlama-lama disini..

Sapporo, 11 Maret 2013

Deasy, yang ngeyel banget pengen keluar dari kota beku ini, dan mengadu nasib ke kutub lain ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s