blog, days, future

Jalur Inspirasi – Dsy

Keluar pintu lab, turun tangga ke lantai satu, keluar gedung 8 lalu belok kanan..
Jalan ke arah chuo shokudo, lalu belok kiri dan jalan lurus kearah Hokudai byouin..
Sampai di pertigaan belakang byouin, depan engineer, belok kanan..
Sebelum sampai main gate, ada jalan kecil dikiri jalan potong (menuju parkiran)..
Sebelum bangunan rumah sakit lalu belok kanan sampai penyeberangan Kita 13 Nishi 4 dan 5, depan Seico Mart..
Di Seico Mart nyebrang lagi ke trus belok kanan, dan sampai lah di apato..

Itu rute tiap hari saya di musim dingin, karena gak sepedaan pulang pergi lab, jadi ambil jalur terpendek..
Kurang lebih 10 menit berjalan normal..

Jalur ini saya sebut ‘Jalur Inspirasi’, khusus di musim dingin..

Semakin banyak inspirasi yang ingin dicari, akan makin lama durasi jalannya (:

Setiap hari, jika jikken saya berjalan lancar, jalur ini akan terasa pendek dan saya lewati dengan senyum-senyum sambil membayangkan dirumah disambut selimut hangat..

Namun jika jikken saya ngadat, maka jalur ini akan jadi jalur panjang, bahkan bisa setengah jam lebih saya berjalan menyusuri jalan ini, sambil berpikir, “itu tadi kerjaan saya salahnya apa ya”, atau “aduh, ini tadi kog gak beres, padahal udah dilakukan ini itu”, dan lain-lain..

Dan sering disepanjang perjalananan pulang inilah saya mendapatkan jawaban dari pertanyaan itu..
Berjalan sambil melamun memikirkan kog tadi jikken saya gagal ya, lalu memikirkan kemungkinan-kemungkinan solusinya, lalu terbayang buku mana lagi yang harus saya lahap biar ide saya bisa dieksekusi ((:
Di sepanjang jalur ini juga kadang saya berharap jalur ini sedikit lebih panjang, dan saya tidak buru-buru sampai dirumah, karena saya sudah pusing memikirkan solusi, sudah mencari jawaban dan kepala saya sudah panas, tapi sudah diujung masih belum menemukan jawabannya, disini saya berharap apato saya sejenak dipindah ke Kita 24 sana biar saya bisa mikir lebih lama ((:

Di jalur inspirasi ini, saya menemukan banyak jawaban, yang kadang membuat saya ingin buru-buru sampai dirumah, buka laptop dan melanjutkan pekerjaan, kadang tanpa peduli bahwa dari siang saya belum istirahat, kadang lupa bahwa tadinya saya berniat pulang dan menyiapkan sup hangat untuk makan malam..
Di jalur ini juga saya kadang masih tidak menemukan apa-apa, tapi saya suka berpikir dan memikirkan banyak hal disini ((:

Di jalur inspirasi ini, saya memikirkan banyak hal..
Di jalur inspirasi ini, saya mengingat banyak hal..

Jalur ini, yang masih akan saya tempuh kira-kira 2.5 tahun lagi, tepat setengah dari total masa tinggal saya..
Jalur ini, mudah-mudahan tetap memberi saya inspirasi, memberi saya cukup waktu untuk mencari jawaban dari pertanyaan-pertanyaan yang berserabutan di kepala saya..


Jadi ingat klo waktu S1 dulu saya juga paling suka mencari inspirasi sepanjang jalan ((:
Dalam keadaan normal saya akan jalan dari jurusan atau labdas, lalu langsung ke halte bus MIPA lalu naik bus kampus dan pulang..
Rute ini akan berubah tergantung sedikit banyaknya yang dipikirkan..
Klo masih lumayan, biasanya dari LabDas saya jalan ke halte bus di gedung D..
Tapi biasanya klo lagi banyak yg dipikirin, saya ambil jalur panjang, dari labdas saya jalan ke gedung B, lalu lanjut jalan ke arah pustaka pusat, lalu gedung A, lewat audit lalu turun ke PKM, disini baru saya naik bus kampus..
Opsi jalur lain, dari jurusan saya akan lewat ke jalan antara Lab2 MIPA dan Peternakan, jalan ke arah peternakan (yang katanya angker, tapi klo lagi ngelamun saya jalan sendiri juga gak ngeh sama kiri kanan, hehehe), lalu keluar ke jalan raya dan nyambung jalan ke arah PKM..
Belum pernah sih saking paniknya saya sampai lanjut jalan dari PKM ke Ps Baru ((:
Keadaan terparah sih ya saya jalan sampai PKM itu, atau gerbang kampus deh, kadang sambil mikir, ngelamun, nangis, hehehe, seperti juga sekarang, disini (:

Klo keadaan paling panik, atau stress, hmm, saya suka ‘kabur’ naik bus ke pasar raya, trus lanjut ke pantai, ngelamun sambil liat ombak, setelah sunset berlalu baru pulang ke kosan (ini sih bukan mikir versi mikirin jikken, tapi klo lagi super gundah, hehehehe, beda kasus)

Sapporo, 12 Maret 2014

Deasy, yang baru sampai di apato sambil senyam senyum karena tadi dijalan tiba-tiba kepikiran sesuatu ide, yang sudah bikin mentok selama 63 hari ((:
*dan sedikit ngelantur nostalgia masa2 di Padang, hehehehe…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s