blog, days, family

I am ‘cheese’-ing (Part 2) – Dsy

Ini sambungan cerita dua minggu yang lalu tentang proses saya belajar bikin keju. Lengkapnya saya tulis di I am ‘cheese’-ing (Part 1)
Jadi ceritanya, rasa penasaran karena percobaan pertama gagal bukannya berkurang, malah bertambah. Apalagi karena sudah tahu salahnya dimana😀
Jadi sepulang dari Nagoya dan sedikit ada waktu, mulailah kami bereksperimen lagi. Kali ini agak ragu, takut tidak bisa menemukan susu yang dibutuhkan, karena rata-rata susu di Jepang adalah susu yang sudah dipasteurisasi. Tapi saya sih yakin saja, karena Hokkaido itu lumbungnya susu, jadi mustahil susu ini tidak ada di pasaran.
Berbekal rasa penasaran, tadi saat mampir ke AEON, sepulang dari dokter (yah, saya sekarang sedang rajin bolak-balik ke dokter, long story!), kami menemukan susu yang tidak dipanaskan di suhu tinggi. Jika sebelumnya susunya dipanaskan hingga 130 C selama 2 detik, sekarang kami beralih ke susu yang dipanaskan di suhu 65 C selama 30 menit. Bedanya, susu kali ini harganya hampir dua kali lipat, jadi agak takut kalau salah lagi, berat di ongkos, hehehe..
Akhirnya kami membeli 2 liter saja, rencananya dicoba 1 liter dulu, kalau sukses baru lanjut lagi (namanya juga hemat, hehehe)
Sepulang dari lab tadi maghrib, sambil menunggu suami pulang, saya mulai menyiapkan semuanya..
Hasilnya alhamdulillah seperti yang diharapkan ^^
Dan karena moodnya bagus, jadi sempat foto-foto, dan lengkapnya saya posting di album belajar bikin keju ini.
Sebagai gambaran, keju mozarella seberat 60-an gram biasanya kami beli dengan harga 400an yen, hmm, mahal ya, makanya jadi pengen bikin sendiri. Sekarang, dari 1 liter susu, bisa dapat 130an gram mozarella, such a big ball of cheese, I am a happy woman!
Melihat saya berhasil, ada yang gak mau ketinggalan, hehehe. Jadi setelah berhasil membuat 130an gram mozarella dari 1 liter susu, sekarang suami sedang sibuk dengan keju cheddar. Sayang kalau keju cheddar butuh semingguan, jadi akan saya update lagi nanti. Tapi setidaknya, curd nya sesuai yang diharapkan, tinggal menunggu proses fermentasi dan hasilnya nanti seperti apa.
Sekian update kali ini.
Sapporo, 29 September 2015
Deasy, yang ‘dipaksa’ bikin pizza besok pagi, karena sudah bisa bikin keju mozarella sendiri ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s